http://i.gr-assets.com/images/S/Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar
menyapanya, terlanjur bersemu merah,
dada berdegup lebih kencang, berkeringat
dingin di jemari, bahkan sebelum
sungguhan berpapasan.
Untuk kita, yang merasa tidak cantik,
tidak tampan, selalu merasa keliru
mematut warna baju dan pilihan celana,
jauh dari kemungkinan menggapai
cita-cita perasaan.
Untuk kita, yang hanya berani menulis
kata-kata dalam buku harian, memendam
perasaan lewat puisi-puisi, dan berharap
esok lusa ia akan sempat membacanya
Semoga pemahaman baik itu datang.
Bahwa semua pengalaman cinta dan
perasaan adalah spesial. Sama spesialnya
dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana
apapun itu, sepanjang dibungkus dengan
pemahaman-pemahaman yang baik
(Darwis Tere Liye dalam buku Berjuta Rasanya)
0